Negeri Astinapura : Kitab

Terdengar keluhan di padepokan. Kitab-kitab yang menjadi pegangan para pendekar di padepokan seakan-akan tiada berdaya. Menghadapi gempuran dari serbuan dedemit yang terus bergentayangan di negeri Astinapura. 

“Tuanku, para Pemimpin padepokan. Kesalahan apa yang mesti kita harus tanggung. Mengapa kesaktian dari padepokan belum mampu menaklukkan dedemit yang terus bergentayangan di negeri Astinapura ?”, tanya sang Pemimpin padepokan. 


“Sabar, tuanku. Bukankah setiap zaman harus melahirkan para pendekar. Konon Menurut hasil terawangan hamba, Ajian mantra Sedang disusun oleh padepokan. 


Para dedemit Sudah diketahui. Tinggal menyusun mantra dan ajian untuk menaklukkannya, tuanku”, kata sang Pemimpin padepokan yang lain. 


“Semoga sang Dewata Agung dapat melindungi negeri Astinapura, tuanku”, sambungnya. 


“Baiklah. Mari kita lanjutkan tapa brata. Semoga sang dewata agung dapat mengabulkan permintaan kita. Biar negeri Astinapura dapat dilindunginya”. 

Memoar
Memoar Catatan yang disampaikan adalah cerita yang bisa dibaca..